Minimnya Kesadaran Masyarakat pada Protokol Kesehatan di Lingkungan Pasar Penujak

Minimnya Kesadaran Masyarakat pada Protokol Kesehatan di Lingkungan Pasar Penujak

Oleh Dia Kurniawati Mahasiswi Fakultas Ekonomi Program Studi Ekonomi Islam Universitas Nahdlatul Ulama NTB

 

MadaniTvlombok.com |Minimnya kesadaran protokol Kesehatan terlihat pada salah satu pasar yang berlokasi di Penujak.Pada tanggal 16 November 2020 terlihat suasana di pasar sangat ramai dan banyak yang tidak mematuhi protokol kesehatan.
Mengingat sedang pandemi karena Virus Covid-19 ini, kita perlu adaptasi dengan situasi baru ini. termasuk di lingkungan pasar tradisional yang cenderung lebih ramai dari supermarket. Anggota Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap menerapkan protokol Kesehatan pencegahan Covid-19 di pasar. Dengan adanya pandemi seperti ini, diharapkan masyarakat bisa lebih perduli dengan situasi yang sudah mulai beradaptasi dengan virus ini.
Saya telah melakukan observasi di pasar terdekat yaitu Pasar Penujak . Pasar Penujak ini menurut saya mengabaikan protokol Kesehatan yang berlaku. Banyak yang menyoroti perhatian saya. Mulai dari pedagang yang menggunakan masker di dagu dan bahkan ada yang tidak pakai masker sama sekali, tidak adanya penjagaan yang ketat, tidak berjaga jarak antar pedagang satu dengan lainnya.

Alasan pedagang tidak memakai masker karena engap ketika ngobrol dengan pembeli ataupun pedagang lainnya. Terlebih tempatnya ramai dan terlihat sumpek.
Di masa pandemi ini sangat berpengaruh pada ekonomi di Indonesia, untuk di pasar Penujak, harga sayuran tidak begitu stabil terutama harga cabai dan bawang yang sering kali melonjak tinggi.
Untuk jam operasional di pasar tersebut sampai pukul 14.00 WIB pedagang ataupun pembeli tidak lagi melakukan transaksi di pasar.
Karena pandemi ini dan situasi pasar sangat tidak kondusif dan sangat rentan terjadinya penyebaran virus. Kita sebagai masyarakat dan pengunjung pasar sudah seharusnya menjaga diri dengan baik.
Menggunakan masker kain, selalu membawa hand sanitizer, usahakan menggunakan pakaian yang tertutup agar tidak terjadi interaksi langsung secara fisik.
Covid-19 sangat berdampak pada unit-unit usaha kecil, salah satunya para pedagang di pasar rakyat. Jumlah pedagang diperkirakan dapat menurun, sementara omzet rata-rata pedagang menurun sebesar 39%. Pemerintah Indonesia telah bekerja keras melakukan tindakan-tindakan untuk melindungi keselamatan rakyat dan ekonomi Indonesia agar keduanya dapat menjadi pemenang dalam melawan virus corona ini,

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *