KEARIFAN LOKAL MENDINAMISASI KEHIDUPAN MASYARAKAT YANG BERKEADABAN Kearifan lokal akhir-akhir ini menjadi

KEARIFAN LOKAL MENDINAMISASI KEHIDUPAN MASYARAKAT YANG BERKEADABAN Kearifan lokal akhir-akhir ini menjadi

“Oleh Dia kurniawati Mahasisiwi Fakultas Ekonomi Program Studi Ekonomi islam Univetsitas Nahdlatul Ulama NTB”

 

MadaniTvlombok.com| Kearifan lokal akhir-akhir ini menjadi subyek perbincangan yang semakin ramai di kalangan karena posisinya yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat. Ia merupakan perwujudan dari nilai lokal (local value) yang dipandang positif karena fungsinya dalam menjamin harmoni dan solidaritas sosial serta dipandang efektif dalam transformasi sosial. Kearifan sosial tentu saja harus digali dalam maknanya yang paling substansial dari tradisi lokal (local tradition) dan kemudian secara selektif ditarik ke dalam nilai-nilai keadaban. Dengan kata lain, tidak semua tradisi lokal mengandung nilai keadaban, dan karena itu tidak semua tradisi lokal menjadi sumber bagi kearifan lokal. Bagi kita, tradisi lokal harus terseleksi untuk ditransformasikan ke dalam kearifan lokal dan harus paralel dengan nilai-nilai ajaran Islam yang telah menjadi worldview (pandangan dunia) bagi setiap Muslim.
Kearifan lokal menjadi bahan wacana dalam berbagai dimensi kehidupan manusia. Berikut ini bebrapa contoh tentang bangkitan kesadaran terhadap pentingnya kearifan lokal. Akibat industrialisasi yang terus berekspansi secara cepat, terjadilah kerusakan lingkungan. Polusi, banjir, tanah longsor dan pemanasan global (global warning) merupakan byproduct dari industrialisasi, yang bahkan sampai sekarang diyakini oleh para penganut developmentalisme sebagai satu-satunya jalan menuju kemajuan dan kesejahteraan umat manusia. Pengunaan bahan bakar, konversi lahan produktif menjadi real estat dan pabrik menyebabkan kesusakan lingkungan. Eksploitasi sumber daya alam atas nama pembangunan ternyata menimbulkan penderitaan di banyak tempat. Itu semua menggambarkan bagaimana parahnya kerusakan lingkungan yang menimbulkan penderitaan masyarakat lokal akibat pembangunan yang tidak berorientasi pada kearifan lokal.
Menyadari pentingnya kearifan lokal. Maka tugas kita sekarang ialah menemukan kearifan lokal dan memfungsikannya untuk mengembangkan kehidupan masyarakat yang berkeadaban. Secara sederhana dapat dikatakan bahwa kehidupan masyarakat semacam itu, dalam bahasa rakyat Indonesia, adalah kehidupan yang sejahtera lahir dan batin dan berada bi bawah naungan keampunan Allah (wa rabb ghafur); juga masyarakat yang diberkahi oleh Allah (barakat min al-sama’ wa al-ardl); masyarakat yang aman damai (aminan muthma’innan). Masyarakat seperti itu tidak akan lahir secara tiba-tiba, tetapi dari proses yang melibatkan usaha manusia, yang salah satunya ialah pertimbangan terhadap pentingnya kearifan lokal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *